greenberggrossllp.com

YPPH Depok

PKKMB 2026 STIE Hidayatullah Depok, Siapkan Mahasiswa Baru Menjadi Kader Penggerak Pembangunan

Depok — Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Hidayatullah Depok resmi memulai rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 sebagai langkah awal menyiapkan generasi mahasiswa yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga berkarakter, tangguh, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat.

Mengusung tema "Mewujudkan Kampus Berdampak Menuju Peradaban Islam yang Berkemajuan", PKKMB 2026 menjadi momentum penting bagi STIE Hidayatullah dalam menyiapkan mahasiswa baru sebagai bagian dari perjalanan institusi menuju target pengembangan jangka panjang hingga 2035.

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi masa pengenalan lingkungan kampus, tetapi dirancang sebagai proses transformasi mahasiswa baru menuju pribadi yang mandiri, adaptif, dan selaras dengan visi besar STIE Hidayatullah sebagai perguruan tinggi yang melahirkan sarjana penggerak pembangunan.

Enam Bulan Pembinaan Intensif bagi Mahasiswa Boarding

PKKMB 2026 disusun dengan dua pola pelaksanaan. Mahasiswa program boarding mengikuti pembinaan intensif selama enam bulan, mulai 3 Agustus 2026 hingga 30 Januari 2027, sementara mahasiswa reguler mengikuti rangkaian sesi PKKMB pada 6–7 September 2026.

Khusus mahasiswa boarding, program dirancang untuk membentuk profil powerful agile learner, yakni pembelajar yang tangguh, lincah dalam beradaptasi, dan mampu menghadapi berbagai dinamika kehidupan.

Berbagai kegiatan disiapkan sebagai bagian dari proses tersebut, di antaranya Leader Training Camp, Camp Qur'an di Ciloto, hingga Diklat SAR di Gunung Kapur. Rangkaian tersebut tidak hanya melatih kemampuan intelektual, tetapi juga menguji ketahanan fisik, kedisiplinan, keberanian, kepemimpinan, dan kemampuan bekerja sama.

Menyatukan Ilmu Ekonomi dan Nilai Tauhid

Sebagai perguruan tinggi yang tumbuh dari lingkungan pesantren, STIE Hidayatullah menempatkan nilai Tauhid atau Sistematika Wahyu sebagai salah satu fondasi utama dalam proses pendidikan mahasiswa.

Karena itu, pengenalan kehidupan kampus tidak berhenti pada aspek akademik dan organisasi, tetapi juga diarahkan pada pembudayaan spiritual melalui Gerakan Nawafil Hidayatullah (GNH).

Mahasiswa diarahkan untuk memahami bahwa proses menuntut ilmu merupakan bagian dari amanah dan perjuangan. Kompetensi profesional di bidang Akuntansi dan Manajemen perlu berjalan seiring dengan kekuatan ruhiyah, akhlak, dan kepedulian terhadap masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, STIE Hidayatullah berupaya membangun ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya siap masuk ke dunia kerja, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat.

Lima Pilar Pembentukan Mahasiswa Penggerak

Dalam proses pembinaan mahasiswa baru, STIE Hidayatullah mengoptimalkan lima aspek utama, yakni pendidikan, penelitian, pengabdian, perkaderan, dan kepengasuhan.

Kelima aspek tersebut menjadi fondasi dalam membangun mahasiswa yang memiliki keseimbangan antara keilmuan, pengalaman, karakter, dan kesiapan menghadapi tantangan kehidupan.

Melalui pendidikan dan penelitian, mahasiswa diperkuat secara akademik. Melalui pengabdian, mahasiswa belajar hadir dan memberikan solusi di tengah masyarakat. Sementara perkaderan dan kepengasuhan menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, serta internalisasi nilai-nilai perjuangan.

Menyiapkan Sarjana Penggerak Pembangunan

PKKMB 2026 juga menjadi bagian dari langkah STIE Hidayatullah dalam mewujudkan visi tahun 2035 sebagai perguruan tinggi bertaraf internasional yang mampu melahirkan sarjana penggerak pembangunan yang terintegrasi dengan nilai-nilai Tauhid serta kaya akan kearifan lokal berbasis pesantren.

Transformasi mahasiswa baru diharapkan tidak berhenti pada keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi berlanjut menjadi kemampuan untuk menciptakan dampak nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Melalui pembinaan yang memadukan ilmu, iman, kepemimpinan, ketangguhan, dan pengabdian, STIE Hidayatullah Depok terus menegaskan perannya dalam menyiapkan generasi muda yang mampu membaca tantangan zaman sekaligus tetap berpijak pada nilai-nilai Islam.

PKKMB 2026 pun menjadi langkah awal perjalanan panjang para mahasiswa baru untuk tumbuh menjadi insan pembelajar yang tangguh, profesional, dan siap mengambil peran dalam membangun ekonomi serta peradaban Islam yang berkemajuan.

Rep: Markom STIE/Makhfudz/HD Media