greenberggrossllp.com

YPPH Depok

DPRD Mengabdi, Hj. Elly Farida Bekali Santri YPPH Depok dengan Pendidikan Demokrasi

DEPOK, Hidayatullah Depok — Pendidikan demokrasi tidak selalu harus dimulai dari ruang-ruang pemerintahan. Nilai-nilai demokrasi justru dapat ditanamkan sejak dini melalui lingkungan pendidikan, kehidupan berasrama, hingga aktivitas sehari-hari.

Semangat itulah yang hadir dalam kegiatan “DPRD Mengabdi dalam Pendidikan Demokrasi Tahun Anggaran 2026” bersama Hj. Elly Farida, S.Pd., Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Bidang Kesejahteraan Rakyat, yang digelar di Aula Abdullah Said, Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri dari murid MA Hidayatullah Putra dan Putri serta mahasiswi STIE Hidayatullah Depok.

Berbeda dengan pembelajaran demokrasi yang hanya berbicara mengenai sistem pemerintahan dan politik, kegiatan ini mengajak peserta melihat demokrasi dari sisi yang lebih dekat dengan kehidupan mereka. Mulai dari bagaimana menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan, bermusyawarah, mengambil keputusan bersama, hingga menjalankan tanggung jawab sebagai bagian dari sebuah kelompok.

Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias. Peserta tidak hanya menyimak materi yang disampaikan, tetapi juga aktif menjawab pertanyaan pemateri dan mengajukan berbagai pertanyaan. Interaksi dua arah membuat pembahasan demokrasi terasa lebih dekat dengan kehidupan peserta sebagai pelajar dan mahasiswa.

Hj. Elly Farida, S.Pd., mengapresiasi kolaborasi yang terjalin bersama Pondok Pesantren Hidayatullah Depok.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa berkolaborasi dengan pihak Hidayatullah dalam rangka kegiatan DPRD Mengabdi dalam Pendidikan Demokrasi.”

Beliau juga menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme para peserta. Menurutnya, pendidikan demokrasi penting diberikan kepada generasi muda karena mereka merupakan calon pemimpin yang akan menentukan arah masa depan bangsa.

“Alhamdulillah, antusias dari anak-anak sangat luar biasa sekali. Kami menginginkan anak-anak tumbuh sesuai harapan kita karena mereka adalah calon-calon pemimpin masa depan.”

Demokrasi Dimulai dari Lingkungan Terdekat

Bagi peserta, kegiatan tersebut memberikan perspektif baru bahwa demokrasi ternyata tidak hanya berbicara tentang pemilu, pemerintahan, atau lembaga negara.

Hal itu dirasakan Fuad, salah satu peserta dari MA Hidayatullah. Ia mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai bagaimana demokrasi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat bagus sekali. Saya jadi lebih tahu ternyata demokrasi itu bukan hanya ada di pemerintahan saja, tapi juga ada di sekitar kita seperti di sekolah dalam pemilihan OSIS, dalam kerja kelompok, dan lain-lain.”

Ia juga mengapresiasi cara penyampaian materi yang interaktif sehingga lebih mudah dipahami oleh peserta.

“Pemateri dan materi yang disampaikan juga alhamdulillah bagus, penyampaiannya mudah dipahami sehingga mudah dimengerti.”

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara lembaga legislatif dan dunia pendidikan dalam memberikan wawasan kebangsaan kepada generasi muda.

Di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, pendidikan tidak hanya diarahkan pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kemampuan hidup bersama. Karena itu, pengenalan nilai-nilai demokrasi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi yang mampu berkontribusi di tengah masyarakat.

Dari ruang kelas, organisasi pelajar, kerja kelompok hingga kehidupan pesantren, peserta belajar bahwa demokrasi bukan sekadar teori. Ia adalah sikap untuk mau mendengar, berani menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan, bermusyawarah, dan siap bertanggung jawab atas keputusan yang diambil bersama.

Sebab, calon pemimpin masa depan tidak hanya membutuhkan kemampuan untuk memimpin, tetapi juga membutuhkan karakter untuk mendengar dan menghargai orang lain.
Rep: Makhfudz/HD Media
Editor: Tim Humas YPPH Depok