greenberggrossllp.com

YPPH Depok

KH. Hamim Thohari: Masa Depan Hidayatullah Ditentukan dari Kesiapan Menyiapkan Generasi Perguruan Tinggi

Depok — Menyiapkan generasi masa depan menjadi perhatian penting dalam arah pengembangan Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Depok. Hal tersebut disampaikan Ketua Pembina YPPH Depok, KH. Hamim Thohari, M.Si., dalam arahan kepada jajaran yang hadir di Aula Abdullah Said.

Pertemuan tersebut diikuti oleh 22 peserta, terdiri dari 19 ikhwan dan 3 akhwat. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya keseriusan lembaga dalam menyiapkan generasi, khususnya di tingkat perguruan tinggi, karena keberlangsungan perjuangan Hidayatullah pada masa depan sangat bergantung pada kualitas generasi yang dipersiapkan hari ini.

Menyiapkan Generasi Perguruan Tinggi adalah Menyiapkan Masa Depan Lembaga

KH. Hamim Thohari mengingatkan bahwa setiap ikhtiar pendidikan yang dilakukan hari ini sejatinya merupakan investasi untuk keberlangsungan Hidayatullah di masa mendatang.

“Ketika kita melakukan sesuatu untuk generasi masa depan, dalam hal ini adalah generasi di perguruan tinggi, ketika kita tidak bisa menyiapkannya dengan baik maka Hidayatullah ini akan suram,” ungkap beliau.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa pengembangan pendidikan tinggi bukan sekadar memperluas jenjang pendidikan, tetapi merupakan bagian dari strategi menyiapkan generasi yang akan melanjutkan estafet perjuangan dakwah dan pendidikan Hidayatullah.

Menurut beliau, generasi perguruan tinggi harus dipersiapkan secara serius agar memiliki kapasitas, wawasan, dan daya juang yang memadai untuk menjawab kebutuhan umat dan tantangan zaman yang terus berubah.

Universitas Menjadi Cahaya Harapan Baru

Dalam arahannya, KH. Hamim juga menyoroti kehadiran universitas di lingkungan Hidayatullah sebagai sebuah peluang besar bagi keberlangsungan dan pengembangan lembaga.

“Kehadiran universitas di Hidayatullah merupakan tanda-tanda sinar pagi yang menunjukkan cahaya harapan. Kita bisa hidup dan insya Allah bertahan, dan ini adalah harapan,” tutur beliau.

Menurutnya, kehadiran perguruan tinggi dapat menjadi bagian penting dalam membangun kesinambungan pendidikan, dari proses pembinaan generasi hingga menyiapkan mereka menjadi bagian dari penggerak dakwah, pendidikan, dan pembangunan masyarakat.

Harapan tersebut menjadi dorongan agar seluruh elemen lembaga tidak melihat perkembangan perguruan tinggi sebagai sekadar capaian institusional, tetapi sebagai jalan strategis untuk menjaga keberlangsungan perjuangan Hidayatullah.

Jangan Batasi Wawasan, Perluas Jalan dan Peluang

Salah satu pesan kuat yang disampaikan dalam pertemuan tersebut adalah pentingnya membuka wawasan dan tidak membatasi diri pada lingkungan yang terlalu sempit.

“Ketika kita membuka wawasan maka tersedia sekian banyak jalan keluar. Ketika kita membuka diri, ada banyak peluang yang bisa kita temukan. Tetapi ketika pikiran kita hanya Depok dan Kalimulya, bahkan dipersempit lagi hanya kampus atau pesantren, maka kita tidak akan ke mana-mana. Artinya, jangan membatasi diri kita terlebih dahulu,” jelas beliau.

Pesan tersebut menjadi ajakan agar para pengelola pendidikan dan kader Hidayatullah memiliki pandangan yang lebih luas, berani melihat peluang di luar lingkungan terdekat, serta terbuka terhadap berbagai kemungkinan yang dapat mendukung pengembangan lembaga.

Dengan wawasan yang lebih luas, tantangan yang dihadapi dapat dilihat dari lebih banyak perspektif dan peluang kolaborasi pun semakin terbuka.

Perkuat Kolaborasi untuk Melangkah Lebih Jauh

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mendorong agar berbagai bentuk kolaborasi yang selama ini telah dijalankan tidak berhenti pada apa yang sudah dicapai, tetapi terus dikembangkan dan ditingkatkan.

“Kolaborasi yang selama ini kita jalani harus kita kembangkan dan tingkatkan,” tegas beliau.

Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu kunci dalam menghadapi tantangan masa depan. Dengan membangun jejaring yang lebih luas, lembaga dapat memperoleh pengalaman, membuka peluang baru, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta mempercepat terwujudnya berbagai program strategis.

Arahan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi seluruh jajaran untuk melihat masa depan Hidayatullah dengan optimisme, namun tetap dibarengi dengan kesiapan, keterbukaan, dan kerja nyata.

Pada akhirnya, menyiapkan generasi perguruan tinggi berarti menyiapkan keberlanjutan perjuangan. Kehadiran universitas, keterbukaan wawasan, serta penguatan kolaborasi diharapkan menjadi bagian dari langkah panjang Hidayatullah dalam membangun generasi yang mampu melanjutkan estafet pendidikan dan dakwah menuju masa depan yang lebih luas.

Rep: Makhfudz/HD Media
Editor: Tim Humas YPPH Depok