STIE Hidayatullah Perkuat Mutu Pendidikan dan Relevansi dengan Dunia Kerja

Hidayatullahdepok.org - Peningkatan mutu pendidikan dan kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja menjadi perhatian dalam pengembangan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Hidayatullah Depok. Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Depok, M. Ali Busro, S.E., M.M., menyampaikan hal tersebut dalam Wisuda XIV STIE Hidayatullah, Ahad (26/10/2026), sekaligus menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab sosial bagi para lulusan.

Menurut Ali Busro, kelulusan bukanlah akhir proses belajar, melainkan awal memasuki lingkungan yang menuntut profesionalisme, kematangan mengambil keputusan, dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan. Ia juga mengapresiasi para wisudawan serta orang tua yang mendukung perjalanan pendidikan mereka.

"Doa, dorongan, dan penguatan batin keluarga menjadi bagian penting yang mengiringi perjalanan mahasiswa hingga mencapai kelulusan," katanya.

Selain kompetensi akademik, lulusan STIE Hidayatullah diharapkan membawa nilai-nilai keislaman ke dalam lingkungan profesional dan pengabdian masyarakat. Ali Busro menyoroti pentingnya karakter kepemimpinan, kejujuran, amanah, serta kemampuan berkomunikasi dan menjalankan tugas secara bertanggung jawab.

"Kehadiran di lingkungan pengabdian diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata sesuai kebutuhan masyarakat," katanya.

Penguatan Penyelenggaraan Pendidikan

Penguatan karakter tersebut berjalan beriringan dengan kebutuhan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Ali Busro menyampaikan apresiasi kepada dosen dan tenaga kependidikan atas dedikasi mereka dalam mendidik mahasiswa. 

Pria kelahiran Bojonegoro ini juga mendorong perbaikan tata kelola kelembagaan agar pengembangan institusi tetap berpijak pada nilai-nilai perjuangannya.

Salah satu agenda pengembangan yang disampaikan ialah rencana perubahan STIE Hidayatullah menjadi universitas. Langkah tersebut diharapkan memperluas kapasitas institusi dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, karakter Islami, dan kemampuan berkontribusi di berbagai bidang.

Arah pengembangan ini menuntut penguatan mutu pendidikan dan relevansi dengan dunia kerja sebagai dua hal yang saling berkaitan. Ia menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan dengan bekal keilmuan, tetapi juga mempersiapkan mereka menghadapi tuntutan profesi dan kebutuhan masyarakat.

Ali Busro menutup sambutannya dengan mengajak seluruh unsur lembaga menjaga kekompakan dan komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan, agar ilmu yang diperoleh lulusan membawa manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Adm.