Meneguhkan Jati Diri Hidayatullah: Muker YPPH Depok 2026 Menuju Rejuvinasi Organisasi
Depok — Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok (YPPH Depok) menggelar Musyawarah Kerja Yayasan (Muker) Tahun Anggaran 2026 pada 29/12/2025, bertempat di Aula Abdullah Said, Pondok Pesantren Hidayatullah Depok. Kegiatan ini diikuti oleh 49 peserta yang terdiri dari unsur dewan pembina, pengawas, pengurus yayasan, serta struktur unit pendidikan dan nonpendidikan dari jenjang TK hingga perguruan tinggi.
Musyawarah kerja tahun ini mengangkat tema besar:
“Meneguhkan Jati Diri Hidayatullah melalui Transformasi Amal Usaha menuju Kemandirian Ekonomi, Mutu Pendidikan, dan Perluasan Dakwah Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok.”
Tujuan Musyawarah Kerja
Musyawarah kerja ini bertujuan untuk:
- Menyusun arah kebijakan strategis yayasan tahun anggaran 2026
- Menguatkan jati diri dan peran Hidayatullah Depok sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan amal usaha
- Mendorong transformasi kelembagaan menuju kemandirian ekonomi, peningkatan mutu pendidikan, serta perluasan dakwah yang berkelanjutan
- Menegaskan struktur kepengurusan sebagai fondasi tata kelola yayasan yang profesional dan amanah
Berlangsung Khidmat dan Penuh Antusiasme
Muker berlangsung dengan suasana khidmat, antusias, sekaligus penuh ketegangan dan rasa penasaran, terutama saat dilangsungkannya pembacaan Surat Keputusan (SK) Pengawas, dan Pengurus Yayasan yang baru.
Dalam kesempatan tersebut, dibacakan SK Pengawas Yayasan, dengan amanah sebagai berikut:
- Ust. Ir. Muhammad Musafir sebagai Ketua Pengawas
- Ust. Andi Ahmad Suhendar sebagai Anggota Pengawas
Sementara itu, SK Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok menetapkan:
- Ust. M. Ali Busro, M.M. sebagai Ketua Yayasan
- Ust. Saihul Islam, S.Pd., M.M. sebagai Sekretaris
- Ust. Triyono, S.E., M.M. sebagai Bendahara
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, yayasan juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Ketua Yayasan periode sebelumnya, Ust. Lalu Mabrul, M.Pd.I., atas dedikasi dan pengabdian beliau dalam memimpin dan mengembangkan YPPH Depok.
Taujih Ketua Pembina: Rejuvinasi Menuju Hidayatullah Depok 2030
Dalam sambutannya, Ketua Pembina YPPH Depok, Ust. Hamim Thohari, M.Si., menyampaikan refleksi perjalanan panjang Hidayatullah yang penuh perjuangan.
“Perjalanan ini tidak semudah yang Bapak-Ibu bayangkan. Kami merintis Hidayatullah sejak fase awal bersama almarhum Ust. Abdul Mannan, mulai dari Surabaya, bertemu Ust. Abdullah Said di Gunung Tembak, hingga hari ini kami tetap istiqamah di Hidayatullah,” tuturnya.
Beliau juga menuturkan bahwa proses penyusunan struktur pembina dan pengurus bukanlah perkara mudah.
“Rapat pembina perdana kami berlangsung sangat panjang, dari pagi hingga pagi kembali. Tidak mudah menyusun, menetapkan, dan menunjuk pembina serta pengurus. Namun semua ini kami jalani dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya sambil tersenyum.
Ust. Hamim Thohari menegaskan optimisme ke depan:
“Insya Allah, Depok bisa maju berkat usaha dan kerja keras kita semuanya.”
Pada kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan taujih visi YPPH Depok 2030, yaitu:
“Rejuvinasi: Menjadi Show Window Hidayatullah secara Nasional.”
Rejuvinasi dimaknai sebagai proses pembaruan untuk:
- Mengembalikan vitalitas
- Meningkatkan kualitas
- Memperpanjang umur keberlangsungan organisasi
Rejuvinasi juga menuntut perubahan mindset, meliputi:
- Perubahan pola pikir
- Peningkatan fleksibilitas
- Dorongan inovasi
- Peningkatan motivasi
- Kemampuan mengatasi hambatan
Dengan manfaat langsung berupa:
- Menjamin keberlanjutan yayasan
- Memiliki daya saing
- Meningkatkan kinerja
Adapun aspek utama rejuvinasi mencakup perubahan budaya organisasi, pengembangan sumber daya insani, inovasi dan kreativitas, perubahan struktur, serta pemanfaatan teknologi dan sistem. Tujuan akhirnya adalah dinamisasi organisasi, penciptaan inovasi, dan efektivitas kelembagaan.
Ucapan Ketua Yayasan Baru
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok yang baru, Ust. M. Ali Busro, M.M., menyampaikan rasa syukur dan komitmennya atas amanah yang diberikan.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar yang harus kami jalani bersama. Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dengan semangat rejuvinasi, insya Allah kami akan berupaya menguatkan tata kelola yayasan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendorong kemandirian ekonomi dan perluasan dakwah Hidayatullah Depok,” ujarnya.
Beliau juga mengajak seluruh elemen yayasan untuk bersinergi dan menjaga kekompakan.
“Mari kita rawat semangat kebersamaan, bekerja dengan ikhlas dan profesional, agar Hidayatullah Depok benar-benar menjadi show window Hidayatullah di tingkat nasional,” pungkasnya.