ft.unmuhjember.ac.id
YPPH Depok

Bunda Aisyah Inspirasi Santri dan Muslimat Hidayatullah Depok: “Sekarang Zamannya Digital, Semua Bisa Mulai Bisnis”

Sharing Session Bersama Penasehat Brand Vanilla Hijab Hadirkan Inspirasi Sedekah, Bisnis, dan Semangat Berbagi

Depok — Masjid Ummul Quraa Pondok Pesantren Hidayatullah Depok dipenuhi semangat dan antusiasme para peserta dalam kegiatan Sharing Session bersama Bunda Aisyah, penasehat brand fashion ternama Vanilla Hijab, yang digelar pada Kamis, 28 Mei 2026.

Kegiatan ini diinisiasi oleh BMH, Muslimat Hidayatullah, dan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok sebagai sarana berbagi ilmu, pengalaman hidup, serta motivasi inspiratif kepada para santri dan jamaah muslimat.

Sekitar 200 peserta hadir mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari santriwati SMP-MA Integral Hidayatullah Depok, ibu-ibu Muslimat Hidayatullah Depok, hingga jamaah majelis ta’lim binaan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok.

Suasana sharing berlangsung hangat, interaktif, dan penuh semangat. Bunda Aisyah tampak aktif mengajak peserta berdialog melalui berbagai pertanyaan pemantik yang membuat suasana kajian menjadi hidup dan menyenangkan, apalagi beliau menawarkan doorprize bagi yang bisa menjawab pertanyaannya.

Dalam sesi tersebut, beliau banyak membagikan perjalanan hidupnya, mulai dari cita-cita masa kecil menjadi seorang chef hingga akhirnya dikenal sebagai sosok pebisnis sekaligus dermawan yang aktif berbagi kepada sesama.

Beliau mengungkapkan bahwa salah satu kebiasaan yang paling beliau cintai saat ini adalah bersedekah. Menurutnya, sedekah membawa begitu banyak keberkahan dan kemudahan dalam hidup.

“Sekarang ini hobi saya adalah sedekah. Kenapa sedekah? Karena kalau kita sedekah satu kali maka Allah akan membalasnya sampai 700 kali lipat, dan saya sudah merasakannya sendiri. Makanya ke mana-mana saya selalu ingin berbagi. Misalnya ke satpam, orang di jalan, atau siapa saja yang saya temui, pokoknya harus ada yang disedekahkan,” ungkap beliau di hadapan peserta.

Beliau juga menceritakan bagaimana banyak doa dan impian hidupnya yang Allah kabulkan melalui jalan kebaikan dan sedekah yang rutin dilakukan. Bahkan beliau menyampaikan bahwa sebagian besar doa-doanya telah Allah ijabah dalam kehidupannya.

Selain berbagi pengalaman spiritual dan kehidupan, Bunda Aisyah juga memberikan motivasi kepada para peserta agar mulai berani memanfaatkan perkembangan teknologi dan media sosial sebagai peluang usaha di era digital saat ini.

“Sekarang ini zamannya sudah digital. Adik-adik dan ibu-ibu harus mulai bermedia sosial, karena dengan media sosial banyak peluang bisnis yang bisa kita kerjakan meski tanpa modal. Yang penting ada HP dan internet, asal kita mau mencoba. Misalnya jadi affiliate atau jasa titip,” jelasnya.

Beliau menekankan bahwa keberanian memulai dan konsistensi belajar menjadi salah satu kunci utama dalam menghadapi perkembangan zaman. Menurutnya, peluang usaha saat ini terbuka sangat luas bahkan bagi siapa pun yang baru ingin belajar berbisnis.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Aisyah juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan BMH dan keluarga besar Hidayatullah yang menurutnya sudah seperti keluarga sendiri.

“Kalau soal berbagi saya selalu ke BMH. Pokoknya saya sudah percaya ke BMH, karena bagi saya BMH itu sudah seperti keluarga sendiri. Makanya setiap tahun qurban saya selalu melalui BMH agar bisa disalurkan ke pelosok-pelosok daerah. Bahkan hari ini saya juga kembali memasak dan berbagi untuk para santri di Pesantren Hidayatullah karena sudah seperti keluarga sendiri,” tuturnya penuh haru.

Sementara itu, Ustzh. Yuli Nugrahaeni dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Bunda Aisyah yang kembali membersamai para santri dan muslimat Hidayatullah Depok.

“Alhamdulillah, ini adalah tahun kedua Bunda Aisyah membersamai santri dengan tradisi luar biasa, yaitu memasak untuk para santri. Tahun ini insya Allah beliau kembali memasak bukan hanya untuk santri, tetapi juga guru dan masyarakat sekitar. Masya Allah, semoga Allah senantiasa memberkahi beliau,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut pun memberikan kesan mendalam bagi para peserta. Sekar, salah satu santriwati yang hadir, mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga dari sesi sharing tersebut.

“Alhamdulillah di sesi sharing bersama Bunda Aisyah ini kami mendapatkan banyak ilmu. Kami jadi belajar untuk tekun, berani mencoba, dan tidak takut memulai bisnis ataupun hal-hal baik lainnya,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Zhifa yang merasa termotivasi dengan materi tentang sedekah dan dunia bisnis digital.

“Kami jadi tahu lebih banyak tentang ilmu bisnis dan sedekah. Insya Allah ini sangat bermanfaat sekali untuk kami. Terima kasih Bunda Aisyah,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Hidayatullah Depok berharap lahir generasi muslimah yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki jiwa sosial, semangat berbagi, serta keberanian menghadapi tantangan zaman dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.

Makhfudz/HD Media